Selasa, 11 Desember 2012

summary


The story opens with Rebecca's journey to Riverboro, to live with her two aunts, Miranda and Jane Sawyer. Until this time, she has lived on the family farm. Rebecca is the second eldest of seven children. Most of the children have fanciful names, such as Marquis and Jenny Lind, influenced by the father's artistic background (Rebecca is named after both the heroines in Ivanhoe). The family is quite poor, due to the number of children, Mr. Randall's inability to stick to a job, and the farm being mortgaged. At the beginning of the novel, he has been dead for three years and the family are barely scraping by. Therefore, Rebecca's stay with her aunt is both a chance to improve her opportunities in life and to make things easier, as there is one less mouth to feed. Despite her impoverished background, Rebecca is an imaginative and charming child, often composing little poems and songs to express her feelings or to amuse her younger brothers and sisters. It is she who names their farm "Sunnybrook".
Miranda and Jane had wanted Hannah, the eldest sister, due to her pragmatic nature and household skills, but as these skills are also greatly valued by her mother, Rebecca is sent instead. Miranda is unimpressed by Rebecca's imagination and sallow complexion, saying that she is the image of her shiftless father, Lorenzo DeMedici Randall. Miranda determines to do her duty and train Rebecca to be a proper young lady, so she will not shame the Sawyer name. Jane takes on the role of Rebecca's protector, acting as a buffer between her niece and her sister, and teaches Rebecca to sew, cook and be a proper little housekeeper. In return, Rebecca's liveliness and curiosity brighten Jane's life and refresh her spirit. Although Rebecca strives to win Miranda's approval, she finds it hard to live up to the older aunt's high standards, as she has to fight against Miranda's view of her as "all Randall and no Sawyer".
The middle part of the novel is taken up with describing the life of Riverboro and the people who live there. Important characters include Jeremiah Cobb, who is the first resident to encounter Rebecca and be charmed by her; Sarah Cobb, his wife; Rebecca's best friend, Emma Jane Perkins, and Adam Ladd, a young businessman, who first meets Rebecca when she and Emma Jane are selling soap for charity. Rebecca nicknames him "Mr Aladdin", as he gave her and Emma Jane a lamp as a present.
Rebecca proves to be a good student, especially in English, and goes on to attend the high school in Wareham. During the last part of the book, she matures into a young lady, but still retains her high spirits and develops her talent for writing. She applies for a teaching place at Augusta, but her mother falls ill and Rebecca has to return to take care of her and the farm. While Rebecca is away from Riverboro, Miranda dies, having willed the Sawyer house to Rebecca. A railway company will buy Sunnybrook Farm in order to build on the land, giving the Randall family enough to live on. Thanks to Miranda's will, Rebecca now has enough money to become an independent woman and help her brothers and sisters. The novel ends with her exclaiming, "God bless Aunt Miranda! God bless the brick house that was! God bless the brick house that is to be!"

Jumat, 02 November 2012

makalah PT. SOSRO



KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan moral ataupun material sehingga penulis eapat menyelesaikan makalah ini.
Saya menyadari terdapat banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini, oleh karena itu saya mengharapakan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya selaku penulis dan umumnya bagi para pembaca.












                                                                                                               Penyusun,



Inayati hasanah




PENDAHULUAN

I.            LATAR BELKANG
Di zaman modern seperti ini, sudah bayak perusahaan-perusahaan minuman herbal yang sudah membuat bermacam-macam produk yang bisa di konsumsi oleh masyarakat. Perusahaan-perusahaan tersebut tidak luput dari yang namanya dunia persaingan, dimana perusahaan-perusahaan yang memproduksi minuman herbal siap saji itu sudah banyak mengeluarkan berbagai macam variasi seperti bentuk kemasan, cita rasa, dsb.
Salah satu dari perusahaan tersebut adalah PT. SOSRO. Perusahaan ini sudah lama berdiri berdiri dan sudah banyak memproduksi produk nya ke seluruh Indonesia dengan berbagai macam variasi nya, dengan tujuan untuk menarik hati para konsumen. Kali ini penulis akan membahas tentang pengertian promosi, sejarah, variasi produk, tujuan promosi serta lokasi dari PT. SOSRO itu sendiri.
II.            RUMUSAN MASALAH
1.     Kapan PT. SOSRO didirikan ?
2.     Bahan yang digunakan berasal dari mana saja ?
3.     Dimana sajakah letak pabrik PT. SOSRO ?
4.     Siapa pendiri PT. SOSRO
5.     Bagaimana model botol yang digunakan ?
6.     Apa sajakah produk-produk dari PT. SOSRO ?

III.            TUJUAN PENULISAN MAKALAH
Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah pemasaran dan untuk pemahaman kita tentang promosi dalam pemasaran.







DAFTAR ISI

Kata pengantar ...........................................................................,..................................1
Pendahuluan
1.     Latar belakang ....................................................................................................2
2.     Rumusan masalah ...............................................................................................2
3.     Tujuan penulisan makalah ..................................................................................2
Daftar isi .......................................................................................................................3
Pengertian promosi .......................................................................................................4
Tujuan di lakukanya promosi .......................................................................................4
Strategi yang dilakukan ................................................................................................4
Sejarah tentang PT. SOSRO .........................................................................................5
Gambar peta PT. SOSRO .............................................................................................6
Pendiri PT. SOSRO ......................................................................................................7
Model boto teh botol sosro ...........................................................................................9
Produk-produk sosro ...................................................................................................10
Penutupan ...................................................................................................................15
Daftar pustaka .............................................................................................................16













PENGERTIAN PROMOSI

Promosi merupakan teknik komunikasi yang secara penggunaannya atau penyampaiannya dengan menggunakan media seperti : pers, televisi, radio, papan nama, poster dan lain-lain yang bertujuannya untuk menarik minat konsumen terhadap hasil produksi suatu perusahaan. Promosi sebagai media untuk menjembatani  kepentingan produsen dengan konsumen.

TUJUAN DILAKUKANNYA PROMOSI
Ø Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
Ø Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
Ø Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
Ø Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
Ø Membedakan serta mengungulkan produk dibanding produk pesaing
Ø Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai yang diinginkan

STRATEGI YANG DILAKUKAN
a)     Iklan seperti iklan koran, majalah, radio, katalog, poster, dll
b)    Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar
c)     Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif
d)    Promosi Penjualan dengan ikut pameran membagikan sampel, dll
e)     Public relation/PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat
f)      Personal Selling/Penjualan personal yang dilakukan dengan tatap muka langsung.



SEJARAH TENTANG PT. SOSRO

Seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan, maka sejak Tanggal 27 November 2004, PT SINAR SOSRO dan PT GUNUNG SLAMAT bernaung dibawah perusahaan induk (holding company) yakni PT ANGGADA PUTRA REKSO MULIA (Grup Rekso) yang berkantor Pusat di :
Berdiri pada tahun 1974, PT SINAR SOSRO merupakan perusahaan minuman teh siap minum dalam kemasan botol yang pertama di Indonesia dan di dunia.

Dasar atau Filosofi PT. Sinar Sosro adalah Niat Baik yang di jabarkan dalam 3K dan RL yakni :
  • Peduli terhadap KUALITAS
  • Peduli terhadap KEAMANAN
  • Peduli terhadap KESEHATAN
  • Serta RAMAH LINGKUNGAN

Keterangan untuk produk PT. Sinar Sosro :
Teh botol Sosro menggunakan bahan baku : air, gula industri dan teh hijau yang dicampur dengan bunga melati dan bunga gambir (dikenal dengan teh wangi).
Bahan baku teh untuk produk-produk PT. SINAR SOSRO disuplai oleh PT. GUNUNG SLAMAT, sedangkan bahan baku teh tersebut dikelolah oleh PT. AGRO PANGAN selaku sister company. Bahan baku teh untuk PT. Sinar Sosro berasal dari:
ü  Perkebunan Teh Gunung Rosa di Cianjur
ü  Perkebunan Teh Gunung Manik di Cianjur
ü  Perkebunan Teh Gunung Cempaka di Cianjur
ü  Perkebunan Teh Gunung Satria di Garut
ü  Perkebunan Teh Daerah Neglasari di Garut
ü  Perkebunan Teh Daerah Cukul di Pangalengan
ü  Perkebunan Teh Daerah Sambawa di Tasikmalaya


GAMBAR PETA PABRIK PT. SOSRO

http://www.sosro.com/images/peta-perkebunan.jpg

          Kesegaran, rasa serta higinitas dari produk menjadi salah satu konsentrasi PT. SINAR SOSRO dalam menghasilkan produk-produk yang berkualitas.
PT. SINAR SOSRO berkantor pusat di Gedung Graha SOSRO, Jl. Sultan Agung Km. 28 Kelurahan Medan Satria Bekasi 17132.
          SOSRO merupakan pelopor produk teh siap minum dalam kemasan yang pertama di Indonesia. Nama SOSRO diambil dari nama keluarga pendirinya yakni SOSRODJOJO.
          Tahun 1940, Keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Pada saat memulai bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah.





Pendiri PT. SOSRO
Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah.Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di kota Jakarta.
Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah seduhan tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.
Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.
Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya. Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol, dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.
Bisnis SOSRO sampai dengan saat ini sudah dijalankan oleh tiga Generasi SOSRODJOJO yakni :
http://www.sosro.com/images/pendiri3.jpg
F  Generasi Pertama (Pendiri Grup Sosro) :
v  Bapak Sosrodjojo (Alm.)
F  Generasi Kedua
v  Bapak Soemarsono Sosrodjojo (Alm.)
v  Bapak Soegiharto Sosrodjojo
v  Bapak Soetjipto Sosrodjojo
v  Bapak Surjanto Sosrodjojo
Sejak awal tahun 1990, bisnis ini telah mulai dikelola oleh cucu Bapak Sosrodjojo atau dapat juga disebut dengan Generasi Ketiga
Pengembangan bisnis minuman teh selanjutnya dilakukan oleh dua perusahaan :
PT. SINAR SOSRO, perusahan yang memproduksi Teh Siap Minum Dalam Kemasan. Produk-produknya adalah Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Joy Tea Green Sosro, TEBS, Happy Jus, dan Air Minum Prim-A
PT. GUNUNG SLAMAT, perusahaan yang memproduksi Teh Kering Siap Saji. Produk-produknya adalah Teh Celup Sosro, Teh Cap Botol, Teh Poci, Teh Terompet, Teh Sadel, Teh Sepatu dan Teh Berko, PT. GUNUNG SLAMAT mendapatkan penghargaan sebagai Top Brand Award 2008 untuk kategori Teh Celup.

MODEL BOTOL TEH BOTOL SOSRO

Model botol untuk kemasan Tehbotol Sosro mengalami tiga kali perubahan yakni :
1.     Botol Versi I
Dikeluarkan pada tahun 1970 dengan merek TEHCAP BOTOL SOFT DRINK SOSRODJOJO
2.     Botol Versi II
Dikeluarkan pada tahun 1972 dengan merek TEH CAP BOTOL (dengan penulisan ”CAP” lebih kecil, sehingga orang lebih membaca TEH BOTOL), selain itu Penulisan Soft Drink dihilangkan, dan tulisan TEH BOTOL diganti dengan warna merah putih yang menggambarkan produk asli Indonesia. Penulisan Sosrodjojo juga disingkat menjadi SOSRO dalam logo bulat merah.
3.     Botol Versi III
Pada tahun 1974, terjadi perubahan design botol yang ke-III. Design botolnya tidak seperti botol versi I & II. Dengan bentuk botol yang baru dan perubahan pada penulisan merk TEHBOTOL SOSRO pada kemasannya. Design botol ke-III ini diperkenalkan seiring dengan didirikannya pabrik PT. SINAR SOSRO yang pertama di daerah Cakung, Jakarta.
http://www.sosro.com/images/3botol-old-id.jpg


PRODUK-PRODUK SOSRO
Teh botol sosro menggunakan bahan baku : air, gula industri dan teh hijau yang dicampur dengan bunga melati dan bunga gambir (dikenal dengan teh wangi).
Fruit tea menggunakan bahan baku yakni : air, gula industri, teh hitam, dan konsentrat sari buah asli. Joy green menggunakan bahn baku air, gula industri dan teh hijau.
1)    TEH BOTOL SOSRO
Salah satu produk unggulan PT. SINAR SOSRO adalah Tehbotol Sosro kemasan botol beling atau sering disebut RGB (Returnable Glass Bottle). Tehbotol Sosro kemasan botol beling merupakan produk teh siap minum yang pertama di Indonesia dan di Dunia yang sudah diluncurkan sejak Tahun 1974.
Untuk memenuhi kebutuhan pecintanya dimanapun berada, Tehbotol Sosro dengan inovasinya sampai dengan tahun 2008 ini telah memiliki banyak pilihan kemasan produk yaitu :
·        Kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dengan volume 220ml
·        Kemasan kotak (Tetra Pak) dengan volume 1liter, 250ml, 200ml
·        Kemasan pouch dengan volume 150ml
Inovasi terbaru dari produk Tehbotol Sosro adalah Tehbotol Sosro Less Sugar yang telah diluncurkan pada tanggal 20 Agustus 2008. Produk ini tersedia dalam kemasan PET volume 500ml.
2)    FRUIT TEA SOSRO
Dengan bertujuan untuk pengembangan produk, maka PT. SINAR SOSRO pada Tahun 1997 mengeluarkan produk minuman teh berbasis buah-buahan yaitu Fruit Tea Sosro dengan target segmen REMAJA.
Produk ini cukup sukses dipasar sehingga pada tahun 2004 memperoleh Indonesia Best Brand Award sebagai Most Potential Brand In Non-Carbonated Drink Category.
3)    SOSRO JOY GREEN TEA
Sosro Joy Green Tea adalah produk terbaru dari PT. SINAR SOSRO yang diluncurkan pada tanggal 26 Oktober 2007. Salah satu bahan dasar produk ini adalah Teh Hijau atau Green Tea, dimana Teh Hijau juga mengandung Antioksidan yang berguna untuk kesehatan.
Saat ini Sosro Joy Green Tea hadir dalam kemasan yaitu :
»       Joy Green Tea kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dengan volume 234ml.
»       Joy Green Tea kemasan PET 300 ml rasa Jasmine dan jasmine less sugar.
»       Joy Green Tea kemasan PET 500 ml Rasa Jasmine, Honey Lemon dan Jasmine less sugar.
http://www.sosro.com/images/prod-joytea3.jpg
4)    TEH CELUP SOSRO
Teh Celup Sosro merupakan produk teh siap saji yang dihasilkan oleh PT. GUNUNG SLAMAT (sister company dari PT. Sinar Sosro) dengan varian produknya antara lain adalah:
a.     Teh Celup Sosro isi 5, 10, 15, 30, 50 dan 100 sachet
b.     Teh Celup Sosro kemasan Batik isi 25 sachet dengan pilihan Teh Hitam (Black Tea), Teh Hijau (Green Tea), dan Teh Melati (Jasmine Tea)
http://www.sosro.com/images/prod-teh-celup2.jpg
5)    HAPPY JUS
Untuk kategori minuman Jus, PT. SINAR SOSRO menghadirkan produk HAPPY JUS yang launching pada awal tahun 2005. Produk ini lebih banyak diminati oleh anak-anak.
Saat ini Happy Jus hadir dalam kemasan yaitu :
Happy Jus dalam kemasan genggam ( Tetra Pack ) volume 200ml dengan varian rasa:
Apel, Cherry-B, Apel berry, Jeruk, dan Anggur.
Happy Jus kemasan PET 300 ml dengan varian rasa Apel berry dan Anggur.

http://www.sosro.com/images/prod-happyjuss.jpg
6)    COUNTRY CHOICE
PT.SINAR SOSRO juga menghadirkan produk COUNTRY CHOICE dalam kategori jus pada akhir tahun 2008.COUNTRY CHOICE merupakan real juice kaya manfaat untuk kecukupan gizi dan nutrisi setiap hari dengan cara praktis dan hemat.  Dan dengan varian Rasa :
Ø Favorit Flavor
Guava : High Antioksidan, Orange : High vit C & Calcium, Apple : High Fiber, Apple pulp: High folat, Mango : High Vit A,C,E
Ø Gold Fruit
Goji berry : Rich Antioxidant (Jus Goji pertama di Indonesia )

http://www.sosro.com/images/prod-country-choice.jpg
7)    TEBS
TEBS Adalah kategori Minuman Teh berkarbonasi yang Launching pada bulan November tahun 2004 dengan kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dalam volume 230 ml yang kemudian disusul dengan kemasan kaleng (Can) dengan volume 318 ml. PT. SINAR SOSRO telah mendapatkan penghargaan The Best Client dari JC&K Advertising sebagai hasil kerjasamanya yang telah terjalin dengan baik dengan pihak agency.
8)    STEE
Pada tahun 90-an, untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk teh dengan harga lebih terjangkau dan volume yang lebih banyak, maka PT. SINAR SOSRO meluncurkan produk teh dalam kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dengan merk S-TEE bervolume 318 ml.
9)    Air Minum PRIM-A
Pada tahun 90-an, PT. SINAR SOSRO juga memproduksi air minum dalam kemasan.
Merknya pada saat pertama kali dikeluarkan adalah Air SOSRO. Pada Tahun 1999, Air SOSRO berganti nama dengan Prim-A.
Air minum Prim-A hadir dalam kemasan cup 240ml, botol plastik 330ml, 600ml dan 1.5 liter, dan dalam kemasan galon.
Dan hingga sekarang sejak tahun 2011 PT. Sinar Sosro tidak hanya menghasilkan produk minuman kemasan saja, namun melebarkan sayap ke bidang produksi makanan.
PENUTUPAN

Demikian yang dapat Saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, Dari makalah saya di atas dapat di simpulkan bahwa kita perlu menghargai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia untuk meningkatkan kwalitas produk alam negri. Tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahanya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya tujukan atau referensi yang ada hubunganya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis dan para pembacanya. Dan berkenan di hati para pembaca.




















DAFTAR PUSTAKA